Monthly Archives: May 2018

Bapak Aljabar

Bagi kalian yang gemar atau menyukai matematika, wajib tahu dengan tokoh matematikawan yang satu ini. Siapa yang tidak kenal dengan ilmuwan matematikawan islam yang karyanya hingga sekarang pun masih kita rasakan manfaatnya. Yah… Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizmi atau yang biasa dikenal dengan Al-Khawarizmi, Bapak Aljabar.

Al-Khawarizmi lahir di kota Khawarizmi (Khiva), Uzbekistan pada tahun 780 M/ 164 H, ia adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi dan geografi. Sejak kecil ia ikut berpergian bersama kedua orang tuanya menuju kota Baghdad, Irak. Saat itu Irak berada dibawah pemerintahan Khalifah Al-Ma’mun yang juga sangat peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Semasa kekhalifahan Al-Ma’mun, Al-Khawarizmi diangkat menjadi anggota Baitul Hikmah atau Darul Hikmah (Wisma Kearifan) di Baghdad oleh Khalifah karena kecerdasan dan kegigihan beliau dalam belajar. Baitul Hikmah adalah lembaga penelitian ilmu pengetahuan yang didirikan oleh Khalifah Harun ar-Rasyid.

Di Baghdad, Al Khawarizmi mendapat kepercayaan dari khalifah untuk melakukan sejumlah tugas riset dan tugas-tugas khusus lainnya. Beliau juga pernah menerjemahkan buku berbahasa Sansekerrta, buku yang membahas ilmu astronomi, kedalam bahasa Arab. Pada masa itu bahasa Sansekerta merupakan bahasa yang banyak diminati untuk dipelajari karena banyak digunakan sebgai bahasa pengantar dari buku-buku ilmu pengetahuan India.

Dalam bidang Matematika, Al-Khawarizmi menulis buku matematika yang berjudul Hisab Aljabr wal Muqabalah. Buku ini didalamnya, beliau merumuskan dan menjelaskan secara detail tentang tabel Trigonometri yang memuat Sinus dan Tan. Selain itu, Al-Khawarizmi lah yang pertama kali memperkenalkan bilangan nol pada dunia ilmu pengetahuan.

Selain dalam bidang matematika, Al Khawarizmi juga berpengaruh pada bidang Geografi dan Astronomi. Dalam bidang Geografi, buku pertama yang ditulis berjudul Shuratul Ardhi (Peta Dunia). Dalam bukunya, Al-Khawarizmi membagi bumi menjadi 7 bagian yang disesuaikan dengan perubahan iklim dunia. Karya Al-Khawarizmi ini dijadikan model oleh ahli-ahli geografi Barat untuk menggambar peta dunia. Selain itu, Al Khawarizmi juga menulis buku berjudul Taqwim A Buldan.

Dalam bidang Astronomi, Al Khawarizmi membuat diagram astronomi seperti yang dimuat dalam bukunya As-Sanad Hind. Selain itu, pada masa Khalifah Al Ma’mun, Al Khawarizmi ikut andil dalam mengukur lingkaran bumi.

Banyak peneliti yang melakukan research secara mendasar tentang beliau. Seperti George Sarton salah satu penulis sejarah matematika mengungkapkan bahwa AL Khawarizmi adalah salah satu tokoh terbaik dalam ilmu pengetahuan dan juga masih banyak pendapat yang lain tentang Al Khawarizmi oleh banyak peneliti dan sejarawan.

Penutup

“ Membacalah untuk mengenal dunia dan menulislah agar dunia bisa mengenalmu”

“Letakkan dunia di tangan mu bukan di hati mu”

 

Sumber :

Nurjamal.2017. “Al-Khawarizmi, Bapak Matematika Penemu Angka Nol dan Algoritma” . http://www.gomuslim.co.id/read/khazanah/2017/03/03/3382/al-khawarizmi-bapak-matematika-penemu-angka-nol-dan-algoritma.html. diakses tangal 30 Mei 2018

Wink.2009. “Biografi Al Khawarizmi – Penemu Aljabar dan Angka Nol”. https://www.biografiku.com/biografi-al-khawarizmi/. diakses pada tanggal 30 Mei 2018

https://chanelmuslim.com/khazanah/penemuanpenemuan-al-khawarizmi. diiakses pada tanggal 30 Mei 2018